Anonim

Foto milik Thinkstock

Industri pariwisata berkembang pesat sekali lagi di Amerika Serikat, dan pelancong dewasa dengan disabilitas adalah salah satu demografi yang tumbuh paling cepat dalam beberapa tahun terakhir.

Anda Mungkin Juga Suka

Getty Images - plane Bagaimana Perjalanan Udara Berubah dan Apa yang Akan Terjadi Masa Depan

Boeing 737-900ER United Airlines Menandatangani Perjanjian Sponsorship Global dengan … Airlines & Airports

Young man with backpack in airport near flight timetable (Photo via furtaev / iStock / Getty Images Plus) Industri Perjalanan Akan Lebih Baik dalam Memantul Kembali di Tengah Baru … Fitur & Saran

Fresh Snow in the mountains at Beaver Creek Brief Perjalanan Bowman: Lolos atau Mengejar … Eric Bowman

Airbnb Office Penulis Tanpa Sadar Mengungkap Fitur & Saran Penipuan Airbnb

Dalam sebuah laporan dari Organisasi Open Doors (ODO), Mandala Research merilis temuan dari survei nasionalnya tentang tren pengeluaran dan ruang lingkup pasar wisatawan dewasa dengan disabilitas di Amerika.

Direktur ODO Eric Lipp melaporkan bahwa 26 juta orang dewasa penyandang cacat melakukan perjalanan untuk kesenangan atau bisnis selama dua tahun terakhir, dengan total 73 juta perjalanan. Studi ini juga menyelidiki berapa banyak pengeluaran wisatawan dengan disabilitas selama liburan, naik dari $ 13, 6 miliar pada tahun 2002 menjadi $ 17, 3 miliar per tahun.

Selain itu, orang dewasa penyandang cacat biasanya bepergian dengan satu atau lebih orang dewasa lainnya, membuat dampak ekonomi diperkirakan dua kali lipat, diperkirakan sekitar $ 34, 6 miliar.

Sementara orang dewasa penyandang cacat adalah bagian utama dari industri perjalanan, masih ada banyak kendala yang harus dihadapi. Dalam versi 2015 dari studi serupa, ODO menemukan masih ada hambatan dalam perjalanan udara, hotel dan restoran.

Bahkan 25 tahun setelah penandatanganan Undang-Undang Penyandang Disabilitas Amerika, masih ada langkah-langkah yang harus dilakukan. Sebanyak perbaikan yang harus dilakukan, perubahan sudah dilaksanakan dan hambatan telah berkurang secara signifikan.

Dalam studi tahun ini, 72 persen orang dewasa yang bepergian dengan disabilitas mengatakan mereka menghadapi hambatan besar dengan maskapai penerbangan, dan 65 persen dengan bandara. Walaupun jumlahnya tidak baik, mereka turun dari 84 persen dan 82 persen pada tahun 2005, masing-masing.

Lipp merilis pernyataan tentang perbaikan yang dilakukan industri perjalanan selama dekade terakhir-plus untuk mengakomodasi lebih baik wisatawan dewasa yang berurusan dengan disabilitas: