Anonim

Organisasi Pariwisata Dunia menyerukan industri pariwisata untuk mengambil tindakan lebih cepat untuk memerangi perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Sekretaris Jenderal UNWTO Zurab Pololikashvili mengajukan permohonan tersebut pada pertemuan bersama komisi ke-30 untuk Asia Selatan dan Asia-Pasifik, yang baru saja selesai hari ini.

LEBIH Fitur & Saran A venue in Thailand where elephants are used for tourist rides

Turis Membawa Gajah yang Lelah Keletihan

Young man with backpack in airport near flight timetable (Photo via furtaev / iStock / Getty Images Plus)

Industri Perjalanan Mendapat Lebih Baik dalam Memantul Kembali di Tengah …

Collecting money for travel. Glass tin as moneybox with cash (Photo via Aksenovko / iStock / Getty Images Plus)

Penawaran Wisata Terbaik untuk November

Menambahkan suaranya ke negara tuan rumah Fiji, Pololikashvili mengadvokasi kemitraan dan insentif yang lebih kuat bagi pemerintah, bisnis, dan wisatawan yang sangat penting sendiri untuk membuat perbedaan dalam upaya aksi iklim.

Menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh UNWTO, Pololikashvili menjelaskan bahwa kebijakan yang baik harus dibangun di atas bukti yang akurat, yang mensyaratkan sektor pariwisata untuk mengukur dampaknya pada keberlanjutan dengan lebih baik.

Pololikashvili juga mengakui bahwa beberapa kemajuan telah terjadi, termasuk pengembangan kerangka statistik UNWTO untuk mengukur pariwisata berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bagian dari seminar regional yang berfokus pada dampak pariwisata terhadap upaya pembangunan berkelanjutan di kawasan ini dan secara global. Seminar ini menampilkan dialog tentang bagaimana kebijakan pariwisata, kemitraan, dan investasi dapat mengatasi perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Pertemuan itu adalah pertemuan Komisi Gabungan pertama yang diadakan di negara kepulauan Pasifik. Ini menyoroti perlunya negara-negara pulau berkembang untuk berkolaborasi dalam kebijakan yang dapat ditindaklanjuti, dengan hasil yang terukur, untuk mengatasi perubahan iklim dan perlindungan keanekaragaman hayati dalam sektor pariwisata.

Untuk bagiannya, UNWTO berjanji untuk meningkatkan kesadaran lebih lanjut mengenai dampak dan dampak perubahan iklim terhadap pariwisata.

"Ini adalah tempat yang sempurna untuk melakukan pembicaraan tentang perubahan iklim ini, karena Fiji terus memimpin upaya ketahanan dan keberlanjutan iklim tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di seluruh wilayah", kata Pololikashvili. "Ini juga ditunjukkan selama KTT Iklim Global COP 23, ketika pemerintah Fiji berkomitmen untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan sebagai alat untuk mengatasi perubahan iklim".